Khutbah Jumat: Menjaga Lisan Dan Meningkatkan Doa Di 22 Agustus 2025

by ADMIN 69 views

Khutbah Pertama

أيها الإخوة المؤمنون، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون. اتقوا الله حق التقوى ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون. يا عباد الله، إن الله تعالى أمركم بأمر بدأ فيه بنفسه، وثنى بملائكته المسبحة بقدسه، وثلث بكم أيها المؤمنون، فقال تعالى: ﴿إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيْهِ وَسَلِّمُواْ تَسْلِيمًا﴾

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik kita untuk menghadap Allah SWT. Pada kesempatan yang mulia ini, khatib akan menyampaikan khutbah tentang pentingnya menjaga lisan. Lisan adalah nikmat Allah SWT yang sangat besar, namun seringkali kita tidak menyadarinya. Lisan bisa menjadi sumber kebaikan, namun juga bisa menjadi sumber keburukan. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menggunakan lisan kita.

Guys, pernah gak sih kalian ngerasa kalau lisan itu kayak pedang bermata dua? Bisa banget jadi alat buat nyebarin kebaikan dan kasih sayang, tapi juga bisa jadi sumber masalah yang gak ada abisnya. Makanya, di khutbah Jumat kali ini, kita bakal ngebahas tuntas kenapa sih kita harus bener-bener jaga lisan kita. Yuk, kita simak sama-sama!

Lisan dalam Timbangan Islam: Antara Nikmat dan Ujian. Kita semua tahu, lisan ini adalah salah satu nikmat terbesar yang Allah kasih buat kita. Dengan lisan, kita bisa berkomunikasi, berbagi ilmu, bahkan berdakwah. Tapi, di sisi lain, lisan juga bisa jadi ujian berat. Coba deh kita pikirin, berapa banyak dosa yang udah kita lakuin gara-gara salah ngomong? Gosip, fitnah, nyakitin hati orang lain, bahkan sampai adu domba. Astagfirullah...

Bahaya Lisan yang Tak Terkendali: Lebih Tajam dari Pedang. Guys, Rasulullah SAW pernah bilang kalau keselamatan manusia itu tergantung pada kemampuannya menjaga lisan. Ini bukan tanpa alasan lho. Lisan yang gak dijaga itu bisa lebih bahaya dari pedang! Pedang mungkin cuma nyakitin fisik, tapi lisan bisa nyakitin hati dan perasaan orang lain, bahkan bisa ngerusak hubungan persaudaraan. Kita sering banget denger kan, gara-gara salah ngomong, teman jadi musuh, keluarga jadi berantem. Ngeri banget kan?

Lisan yang Baik: Investasi Akhirat yang Menguntungkan. Tapi tenang guys, lisan ini bukan cuma sumber masalah kok. Kalau kita bisa gunain dengan baik, lisan ini bisa jadi investasi akhirat yang super menguntungkan! Coba deh bayangin, setiap kata baik yang kita ucapin, setiap nasihat yang kita kasih, setiap ilmu yang kita bagi, itu semua dicatat sama Allah sebagai amal kebaikan. Bahkan, Rasulullah SAW pernah bilang kalau orang yang beriman itu adalah orang yang selalu berkata baik atau diam. Simpel kan? Tapi dampaknya luar biasa!

Tips Jitu Menjaga Lisan: Dari Niat Hingga Tindakan. Nah, sekarang pertanyaannya, gimana caranya sih kita bisa jaga lisan kita? Gampang kok guys, yang penting ada niat dan usaha. Pertama, kita harus bener-bener niat karena Allah. Kita sadar bahwa menjaga lisan ini adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. Kedua, kita harus selalu inget bahwa setiap kata yang kita ucapin itu ada pertanggungjawabannya di akhirat. Ketiga, kita harus belajar buat mikir dulu sebelum ngomong. Jangan asal jeplak! Keempat, kita harus berusaha buat selalu ngomong yang baik-baik aja. Kalau gak bisa ngomong baik, mending diem. Dan yang terakhir, kita harus banyak-banyak berdoa sama Allah, minta pertolongan biar kita bisa jaga lisan kita.

Introspeksi Diri: Sudahkah Lisan Kita Terjaga? Guys, sebelum kita akhiri khutbah ini, yuk sama-sama kita introspeksi diri. Sudahkah lisan kita terjaga selama ini? Berapa banyak kata-kata yang udah kita ucapin yang nyakitin hati orang lain? Berapa banyak gosip yang udah kita sebar? Berapa banyak janji yang udah kita ingkarin? Kalau jawabannya lebih banyak keburukan daripada kebaikan, berarti kita harus bener-bener berbenah diri. Mumpung masih ada waktu, yuk kita perbaiki lisan kita, biar hidup kita berkah dan diridhai Allah SWT.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kekuatan untuk menjaga lisan kita. Amin.

﴿قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ ۝ وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ۝ بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا ۝ وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ ۝ إِنَّ هَٰذَا لَفِي ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ ۝ صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ﴾

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم. أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua

الحمد لله حمد الشاكرين، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله وطاعته، واعلموا أن الله تعالى قد أمركم بأمر عظيم، أمركم بالصلاة والسلام على نبيه الكريم، فقال عز من قائل: ﴿إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيْهِ وَسَلِّمُواْ تَسْلِيمًا﴾

Hadirin jamaah Jumat yang berbahagia,

Pada khutbah kedua ini, marilah kita tingkatkan doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah suri tauladan terbaik bagi kita dalam segala aspek kehidupan. Dengan bershalawat, kita berharap mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat. Selain itu, marilah kita berdoa untuk kebaikan diri kita, keluarga kita, masyarakat kita, bangsa kita, dan seluruh umat Islam di dunia.

Guys, di khutbah kedua ini, kita gak boleh lupa buat kirim doa dan shalawat buat Nabi Muhammad SAW. Beliau itu panutan kita semua, sosok yang sempurna dalam segala hal. Dengan bershalawat, kita berharap bisa dapet syafaat beliau di hari kiamat nanti. Amin...

Shalawat: Bukti Cinta dan Penghormatan kepada Nabi. Shalawat itu bukan cuma sekadar ucapan, guys. Lebih dari itu, shalawat adalah bukti cinta dan penghormatan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan bershalawat, kita ngingetin diri kita sendiri tentang kebaikan dan perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Islam. Kita juga berharap bisa ngikutin jejak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Doa: Senjata Orang Mukmin yang Paling Ampuh. Selain shalawat, doa juga jadi senjata paling ampuh buat kita sebagai orang mukmin. Dengan berdoa, kita nunjukkin kelemahan kita di hadapan Allah SWT. Kita mengakui bahwa kita gak punya daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Makanya, jangan pernah bosen buat berdoa ya guys. Minta apa aja sama Allah, karena Dia Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan.

Doa untuk Kebaikan Diri, Keluarga, dan Umat. Dalam doa kita, jangan cuma mikirin diri sendiri ya guys. Kita juga harus berdoa buat kebaikan keluarga kita, saudara-saudara kita, bahkan seluruh umat Islam di dunia. Kita doain semoga Allah selalu ngasih hidayah dan kekuatan buat kita semua, biar kita bisa jadi muslim yang lebih baik lagi.

Momentum Jumat: Waktu yang Tepat untuk Berdoa. Hari Jumat itu hari yang istimewa guys. Banyak banget keberkahan di hari ini. Salah satu waktu yang paling mustajab buat berdoa itu di hari Jumat. Makanya, jangan sia-siain kesempatan ini buat berdoa sebanyak-banyaknya. Minta apa aja yang kita pengen sama Allah, insyaAllah bakal dikabulin.

Menutup Khutbah dengan Harapan dan Semangat Baru. Guys, sebelum kita tutup khutbah ini, yuk kita sama-sama tanamin harapan dan semangat baru di hati kita. Kita berharap semoga Allah selalu ngasih kita kekuatan buat jadi pribadi yang lebih baik lagi. Kita juga semangat buat terus belajar dan beramal, biar hidup kita berkah dan bermanfaat buat orang lain. Amin...

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita. Amin.

﴿رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ﴾

اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

عباد الله، اتقوا الله حق التقوى، واعلموا أن الله مع المتقين.

﴿إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَٰنِ وَإِيتَآئِ ذِي ٱلْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْيِۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ﴾

اذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.